Tak tersimpul
Dan setan-setan itu pun
mengelilinginya,
Menari-nari mengitari perempuan
tanpa hati,
Pelacur dalam sejarah kelam dunia,
Konspirasi dalam air mata perempuan,
Ah…selalu menjadi obyek bukan
subyek,
Mana keadilan yang selalu
diteriakkan,
Sungguh … tak bisa dipercaya,
Duniamu begitu tipis,
Setipis kulit ari yang sakit bila
dicubit,
Itu pun kau merasakan,
Lalu kenapa kau jadikannya pelacur
dalam semalam,
Karena salah perempuan?
Lagi-lagi menjadi obyek bukan
subyek,
Setan-setan pun tertawa
terbahak-bahak,
Lalu berteriak-teriak kegirangan,
Kemenangan setan dalam tropi
penghargaan,
O…o..o rindu setan dalam siksa di
depan mata,
Susahnya membedakan dengan setan,
Belenggu yang tak lagi tersimpul
Magelang, 8
juli 2013
No comments:
Post a Comment